Hillary Clinton 49-39 Donald Trump

Hillary Clinton 49-39 Donald Trump
Dua kandidat Presiden AS, Hillary Clinton dan Donald Trump duduk mengapit Kardinal Timothy Dolan, dalam makan malam tahunan Alfred E. Smith Memorial Foundation di Waldorf Astoria, New York, Kamis (20/10). Dalam acara yang dihadiri calon presiden sejak 1960 ini, para kandidat bebas mengolok-olok diri sendiri dan lawan satu sama lain. Penuh canda. Foto: AFP

”Dia pucat pasi sepanjang debat,” ungkap Flake. Politikus Republik tersebut menganggap wajar seluruh penyangkalan maupun sikap defensif Trump dalam debat di Kota Las Vegas, Negara Bagian Nevada, itu. Dia juga tidak heran jika ayah Ivanka tersebut terus mengulang tudingan bahwa media curang. Bahkan, dalam kampanye terakhirnya menjelang debat, Trump meminta para pendukung Republik mengawal pencoblosan. 

Editor The Weekly Standard Bill Kristol menyesalkan manuver Trump yang dianggapnya sangat buruk tersebut. Terlebih karena pebisnis Manhattan itu menolak untuk memublikasikan sikapnya terhadap hasil pilpres. ”Saya sangat menyayangkan pernyataan Trump dan ketidaksanggupannya menerima hasil pilpres. Kini saya setuju dengan pendapat seorang teman bahwa memang dia sebaiknya tidak mencalonkan diri,” paparnya. 

Menjelang debat, selisih dukungan untuk Trump dan Clinton tercatat tujuh poin. Namun, semuanya menjadi lebih buruk bagi Republik setelah debat berakhir. Dukungan untuk Trump anjlok ke angka 39 persen. Sedangkan Clinton, yang sebelumnya mendapatkan 47 persen dukungan, berhasil naik dua poin. Dengan demikian, selisih dukungan Trump dan Clinton bertambah menjadi 10 poin. (afp/reuters/cnn/usatoday/hep/c11/any/jpnn)


LAS VEGAS - Tuntas sudah episode debat calon Presiden Amerika Serikat. Seri ketiga yang digelar di Las Vegas Kamis (20/10) pagi WIB, menjadi ajang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News