Rabu, 22 Mei 2019 – 11:48 WIB

Honorer K2 Gelar Aksi, Tagih Janji Diangkat jadi PNS, Bukan PPPK

Kamis, 14 Maret 2019 – 00:32 WIB
Honorer K2 Gelar Aksi, Tagih Janji Diangkat jadi PNS, Bukan PPPK - JPNN.COM

jpnn.com, JAYAPURA - Ratusan honorer K2 di Provinsi Papua menggelar aksi demonstrasi, menolak menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dan menuntut diangkat menjadi PNS.

Dalam aksi yang digelar di halaman Kantor Gubernur Papua, Selasa (12/3), massa menuntut Pemerintah Provinsi Papua secara khusus Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., untuk memenuhi janjinya mengakomodir atau mengangkat pegawai honorer menjadi PNS.

“Kami di sini (berorasi, red) menagih janji yang selalu dibicarakan Pemerintah Provinsi Papua untuk mengangkat pengawai honorer menjadi ASN. Gubernur bertanggung jawab atas janji-janjinya. Sebab sudah sejak lama perjuangan pegawai honorer ini berjalan hingga kini dan belum mendapatkan solusi yang riil,” tegas Jubelina Waroy salah seorang pegawai honorer dalam aksi unjuk rasa.

Dikatakan, janji Gubernur Enembe ini bukan baru di periode keduanya memimpin, tetapi sudah disampaikan dari tahun 2013 atau pada periode pertama kepemimpinannya.

BACA JUGA: Berita Terbaru terkait Pengumuman Kelulusan PPPK dari Honorer K2

“Kami tunggu janji gubernur. Bukan dari 5 tahun ini, tapi sudah dari 5 tahun lalu periode sebelumnya. Kami tunggu gubernur datang terima kami di sini untuk penuhi semua janji-janjinya kepada kami,” tambahnya.

Pegawai honorer lainnya Edison Worabay, menyebutkan bahwa perjuangan honorer ini sudah dilakukan sejak lama dan sempat pula mendapat dukungan para bupati dan wali kota di Provinsi Papua. Termasuk Ketua MRP dan Ketua DPR Papua dengan bertemu Presiden Joko Widodo, yang akhirnya menghasilkan kesepakatan bersamaan dengan pelaksanaan CPNS secara offline.

“Di poin keenam dari total tujuh pernyataan sikap terhadap Presiden waktu itu, tertuang bahwa kami akan diatur atau diakomodir Pemerintah Provini Papua secara khusus diangkat menjadi PNS tanpa mengikuti tes apapun,” jelas Edison Worabay.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar