Hujan Diprediksikan Mengguyur Palembang Akhir Oktober, Semoga Karhutla Berkurang

Hujan Diprediksikan Mengguyur Palembang Akhir Oktober, Semoga Karhutla Berkurang
Pemadaman di Desa Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Foto : Nova Wahyudi/Antara

jpnn.com, PALEMBANG - Hujan diperkirakan mulai mengguyur beberapa daerah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan pada akhir Oktober 2019 sehingga membantu upaya pemadaman karhutla.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kenten Nuga Putrantijo mengatakan BMKG memprediksi hujan akan menguyur beberapa wilayah di Sumatera Selatan berisar 27-29 Oktober 2019.

"Hujan yang akan melanda Sumsel di akhir Oktober itu disebabkan melemahnya Badai Tropis Bualoi yang berpotensi munculnya Borneo Vorteks (Sirkulasi Kalimantan) yang menyebabkan masuknya massa udara dari Laut Cina Selatan dan Laut Jawa ke wilayah Sumsel," kata dia.

Potensi dengan kriteria hujan sedang lebat itu diprediksi terjadi di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Muratara, Lubuk Linggau, Empat Lawang, Pagar Alam, Musi Banyuasin (Muba), Lahat, PALI, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, Muara Enim, Prabumulih, Banyuasin, dan Palembang.

Kemudian, potensi dengan kriteria hujan ringan akan terjadi di wilayah Kabupaten OKI, Ogan Ilir, serta OKU Timur.

Potensi hujan akibat faktor lokal awan konvektif dan orografis juga berpotensi turun di wilayah Sumsel bagian barat karena kelembapan udara lapisan atas cukup memadai untuk pertumbuhan awan dan berdataran tinggi.

“Biasanya hujan yang terjadi berlangsung sebentar, sporadis atau berbeda tiap tempat dan berpotensi petir disertai angin kencang,” kata dia.

Menurutnya, meskipun hujan akan melanda Sumsel pada akhir Oktober nanti, belum bisa sepenuhnya menghilangkan kabut asap di Palembang karena sumber Karhutla di OKI tidak terlalu banyak terpapar hujan.

Karhutla diyakini akan benar-benar berkurang jika diguyur hujan dalam intensitas besar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News