Hujan Turun 2 Hari, Jalan Utama di Kota Batam Terendam Banjir

Hujan Turun 2 Hari, Jalan Utama di Kota Batam Terendam Banjir
Truk sampah berusaha melintasi jalan yang banjir di Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu(2/1/2021). ANTARA/Yunianti Jannatun Naim

jpnn.com, BATAM - Hujan yang mengguyur Kota Batam, Kepulauan Riau, dalam dua hari terakhir sejak Jumat (1/1), membuat sejumlah jalan utama terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Jalan utama yang terendam di antaranya Jalan Jenderal SUdirman dan Jalan Yos Sudarso yang menghubungkan Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim.

Petugas kepolisian yang berjaga melarang mobil kecil melintas pada Sabtu, hanya kendaraan besar saja yang boleh satu-satu secara bergantian.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan akan melebarkan drainase di dua jalan utama yang banjir.

"Setelah kami cek, drainasenya tidak mampu menampung volume air," kata Rudi saat meninjau lokasi banjir di Simpang Baloi, Lubukbaja.

Pria yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam itu mengakui beberapa ruas jalan selalu menjadi lokasi genangan air saat hujan, antara lain di depan Gogo Bengkong, Simpang Bandara, Bida Asri 2, dan Simpang Kabil.

Menurut dia, drainase di sepanjang jalan itu memang tidak mampu menampung luapan air saat hujan.

Ia menyampaikan, saat ini lebar drainase hanya sekitar satu hingga dua meter. Maka rencananya akan dilebarkan hingga tujuh sampai delapan meter agar mampu menampung volume air.

Hujan yang mengguyur Kota Batam dalam dua hari terakhir sejak Jumat (1/1), membuat sejumlah jalan utama terendam banjir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News