IAAI Desak Anies Batalkan Formula E di Monas

IAAI Desak Anies Batalkan Formula E di Monas
Suasana pembangunan Plaza Selatan Monas, Senin (20/1). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama

jpnn.com, JAKARTA - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar ajang balap mobil listrik Formula E di kawasan Monas terus mendapat penolakan dari berbagai pihak. Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) adalah salah satu yang menolak dengan keras program Pemprov DKI tersebut.

Dalam surat pernyataan sikap yang ditujukan kepada Anies, pihak IAAI dengan tegas memprotes pelaksanaan revitalisasi dan pemanfaatan situs cagar budaya Lapangan Merdeka. "Karena dilakukan tanpa prosedur yang benar dan telah mengakibatkan kerusakan," ujar Ketua IAAI Wiwin Djuwita Ramelan.

IAAI mengingatkan, kawasan Lapangan Merdeka bukan sekadar lahan kosong di pusat kota. Area tersebut diatur secara khusus dan dilindungi karena memiliki nilai-nilai penting.

Lapangan Merdeka, lanjut Wiwin, adalah lokasi bagi Monumen Nasional (Monas) yang merupakan lambang kegigihan rakyat Indonesia melawan penjajah. "Serta monumen peringatan, pengingat dan penyemangat bagi generasi mendatang," ujar dia.

Karena itu, IAAI mendesak Pemprov DKI segera menghentikan proses pembongkaran kawasan cagar budaya Lapangan Merdeka, sehingga tidak mengakibatkan kerusakan lebih besar.

IAAI juga mendesak komisi pengarah membatalkan izin revitalisasi dan pemanfaatan Monas. "Batalkan juga izin pelaksanaan Formula E di Monas," tutup dia. (dil/jpnn)

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar ajang balap mobil listrik Formula E di kawasan Monas terus mendapat penolakan dari berbagai pihak


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News