Identitas Pelajar SMA dan SMP di Video Adegan Terlarang Itu Masih Misteri

Identitas Pelajar SMA dan SMP di Video Adegan Terlarang Itu Masih Misteri
Untuk menguak penyebar pertama video "Toilet Stadion Bergoyang", polisi kemarin memeriksa PKL kawasan Stadion Yosonegoro. Foto: Andi Chorniawan/Radar Magetan

jpnn.com, MAGETAN - Polres Magetan, Jatim, sudah mengorek keterangan dari sejumlah saksi perkara video adegan layak sensor di toilet Stadion Yosonegoro.

Namun, hingga kemarin korps baju cokelat tak kunjung menentukan siapa tersangkanya.

‘’Belum ada tersangka. Mereka yang sudah dimintai keterangan statusnya masih saksi,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Partono, kemarin (26/7).

Partono menjelaskan, untuk menentukan tersangka diperlukan alat bukti yang kuat. Sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari bukti-bukti tersebut.

Penyidik unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) pun baru menyita handphone milik saksi. Di sisi lain, “aktor” dan “aktris” pemeran video yang diduga masih berstatus pelajar SMP dan setingkat SMA itu masih gelap.

‘’Belum ditemukan. Kami masih melakukan penyelidikan,’’ ujarnya.

Informasi yang dihimpun, kemarin polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saksi yang diperiksa pun bertambah, yakni pedagang kaki lima (PKL) di sebelah selatan stadion.

Pemeriksaan tersebut untuk menguak penyebar pertama video asusila berdurasi tujuh detik tersebut. ‘’Ya (ada pemeriksaan saksi PKL, Red),’’ kata Partono saat dikonfirmasi.

Polres Magetan, Jatim, sudah mengorek keterangan dari sejumlah saksi perkara video adegan layak sensor di toilet Stadion Yosonegoro.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News