Idrus Marham: Kemensos Siap Bersinergi dengan Yapeta

Idrus Marham: Kemensos Siap Bersinergi dengan Yapeta
Ketua Umum Yapeta Tinton Soeprapto (kiri) dan Menteri Sosial Idrus Marham (tengah). Foto: Yapeta

"Sejarah itu adalah ilmu masa depan. Di dalam sejarah ada pejuang dan menghargai sejarah itu berarti menghargai pejuang dan menghargai ilmu masa depan. Dari sejarah baru ada masa sekarang. Jadi, setinggi-tingginya kita harus menghargai sejarah itu sebagai masa depan kita," ujar Idrus.

Dia menambahkan, para pahlawan hanya berjuang dengan satu tujuan, yakni demi bangsa dan negara.

Menurut dia, generasi sekarang harus meniru semangat para pejuang. Yakni, berjuang tanpa embel-embel.

“Karena tujuan lain, jadi gampang menyalahkan yang lain. Pemerintah bikin ini salah, itu salah. Gampang sekali menyalahkan pemerintah. Itu karena tujuannya bukan untuk bangsa dan negara. Inilah yang harus kita sama-sama satukan. Contohlah semangat para pejuang itu," tutur Idrus.

Usai memberikan kata sambutan, Idrus tak langsung pulang. Dia menyempatkan waktu duduk dan mendengarkan sambutan dari Tinton.

Sementara itu, Tinton sendiri mengaku bangga karena acara itu dihadiri mensos.

Menurut Tinton, warga yang baik adalah yang tahu menghargai sejarah dan pahlawannya.

"Pak Menteri Sosial sudah menunjukkan bukti konkret dia begitu menghargai sejarah. Ini contoh yang harus diteladani generasi muda saat ini. Dari sejarah, dari pejuang masa lalu, baru ada masa kini," ujar Tinton. (jos/jpnn)


Menteri Sosial Idrus Marham memberikan harapan baru kepada Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta).


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News