IFG Didorong Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Akibat Kasus Gagal Bayar Asuransi

IFG Didorong Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Akibat Kasus Gagal Bayar Asuransi
Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih saat menyampaikan sambutan di acara Sosialisasi Peran IFG dan Anak Perusahaan dalam Menyediakan Produk Asuransi di Masyarakat Provinsi Bali, Selasa (26/10). Kegiatan tersebut diikuti pelaku UMKM, startup dan generasi milenial Bali. Foto: Humas DPR Ri

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih menekankan peran Indonesia Financial Group (IFG) sebagai holding BUMN non bank untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi, khususnya yang dikelola perusahaan BUMN.

"Kami berharap IFG yang mengedepankan proteksi bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada industri asuransi yang akhir-akhir ini sempat diguncang kasus-kasus gagal bayar, salah satunya dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero)," kata Demer, sapaan akrab Gde Sumarjaya Linggih melalui keterangan yang diterima Rabu (27/10).

Dia mendorong IFG terus menawarkan produk yang sifatnya berkelanjutan bagi perusahaan serta memberikan proteksi kepada pemegang polis.

Salah satu caranya dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang terintegrasi. IFG diminta terus memperkuat keterlibatan holding utamanya pada produk.

"Tujuannya memastikan produk tersebut aman, baik bagi perusahaan maupun nasabah," tegas anggota Fraksi Golkar DPR Dapil Bali ini.

Demer menjelaskan IFG merupakan holding yang dibentuk pemerintah untuk berperan dalam pembangunan nasional melalui pengembangan industri keuangan non bank yang lengkap dan inovatif melalui layanan investasi, perasuransian dan penjaminan.

Untuk diketahui, penetapan IFG sebagai holding BUMN non bank merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke dalam Modal Saham Bahana Pembinaan Usaha Indonesia. (mrk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Wakil Ketua Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih mendorong agar IFG mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi.


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News