Ikhtiar Dubes Zuhairi agar Mahasiswa Indonesia Pahami Geopolitik Secara Langsung

Ikhtiar Dubes Zuhairi agar Mahasiswa Indonesia Pahami Geopolitik Secara Langsung
Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia menggelar kajian geopolitik dengan mengundang para duta besar negara-negara sahabat. Foto: Dokpri

jpnn.com, TUNIS - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia menggelar kajian geopolitik dengan mengundang para duta besar negara-negara sahabat.

Para duta besar negara sahabat diminta untuk menjelaskan diplomasi dan peran global di KBRI Tunisia.

Pada kajian geopolitik pembuka, KBRI Tunis mengundang Duta Besar China untuk Tunisia HE. Wan Li untuk menyampaikan materi tentang peradaban Tiongkok, khususnya diplomasi negara Jiran itu di Timur-Tengah dan Afrika. Hadir dalam kegiatan tersebut para mahasiswa Indonesia di Tunisia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi menyampaikan pemahaman terhadap isu-isu geopolitik merupakan keniscayaan bagi setiap mahasiswa, yang akan menjadi kader pemimpin bangsa di masa mendatang.

"Kami memahami secara saksama bahwa para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Tunisia perlu dibekali dengan kajian-kajian geopolitik dari sumbernya langsung," kata Zuhairi dalam keterangannya, Rabu (13/9).

Karena itu, lanjut Zuhairi, pihaknya memiliki program mengundang para sahabat duta besar yang berada di Tunisia ini untuk berbagi informasi perihal diplomasi dan peran global.

Zuhairi berharao para mahasiswa Indonesia bisa memahami isu-isu geopolitik yang sedang bergulir dan arah politik global di masa mendatang.

"Kami memandang, para mahasiswa kita ini akan menjadi ulama, cendekiawan, dan pemimpin di masa mendatang. Sebab itu, mereka harus dibekali dengan wawasan gepolitik dari mata airnya," kata Zuhairi.

Para duta besar negara sahabat diminta untuk menjelaskan diplomasi dan peran global.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News