Iluni UI Kebut Pembangunan Hunian Korban Bencana Sulteng

Iluni UI Kebut Pembangunan Hunian Korban Bencana Sulteng
Warga di Posko Pengungsian Darurat di Bukit Tampo,Desa Batusuyagoo, Kecamatan Sindue Tombu Sabora, Donggala, Sulteng, Rabu (3/10/2018). Foto: HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

“Dukungan psikososial awal untuk para penyintas bencana di tahap tanggap darurat juga diberikan dengan menyasar pada kelompok rentan, anak-anak dan balita, wanita dan ibu hamil, orang tua dan para penyandang disabilitas,” kata Ketua Iluni UI sekaligus Koordinator Program Community Development untuk Palu, Sigi dan Donggala Endang Mariani, Kamis (1/11).

Dia menjelaskan, bantuan pertolongan pertama psikologis bertujuan memberikan rasa tenang, aman dan nyaman kepada para penyintas bencana.

Ada pula pendampingan psikoedukasi dengan melibatkan para alumni UI yang memiliki berbagai latar belakang berbeda. Bukan hanya dari bidang ilmu psikologi, tetapi juga medis, ilmu sosial dan perilaku, teknik, dan bahkan ilmu-ilmu murni.

“Pada tahap selanjutnya, hasil assessment yang dilakukan oleh tim Community Development ILUNI UI dan juga Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI akan digunakan untuk merancang program lanjutan yang terstruktur dan terukur," imbuh Endang.

Di tempat yang sama, Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti menjelaskan, tim RSCM/FKUI telah melakukan berbagai kegiatan.

Di antaranya, triage bencana, operasi, layanan gawat darurat, transportasi dan mobilisasi pasien, perawatan pasien, dan pertolongan bayi.

“Selama masa tanggap darurat di Sulawesi Tengah, tidak kurang dari 74 tenaga medis RSCM/FKUI yang terbagi dalam empat tim diterjunkan dengan obat-obatan lengkap dan alat kesehatan yang mendukung," kata Lies.

Sementara itu, Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Hardono mengatakan, pihaknya berencana memberikan bantuan dalam bentuk fisik.

Iluni UI menggandeng beberapa pihak untuk melakukan kegiatan kemanusiaan di tiga wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News