JPNN.com

India Lockdown, Nasib Tunawisma Makin Menyedihkan

Rabu, 01 April 2020 – 23:37 WIB India Lockdown, Nasib Tunawisma Makin Menyedihkan - JPNN.com
Tunawisma di India mengantre makanan di tengah wabah virus corona yang mengancam negara tersebut. Foto: Reuters

jpnn.com, NEW DELHI - Ratusan tunawisma terlihat mengantre makanan yang dibagikan oleh para relawan dari dalam sebuah mobil van, di tengah kebijakan karantina wilayah atau lockdown yang ditetapkan pemerintah India demi memerangi virus corona.

Mereka tidak bisa menerapkan pembatasan jarak fisik yang dianjurkan sejauh dua meter antarmanusia, tidak pula terdapat cairan pencuci tangan atau bak cuci tangan, dan hanya segelintir dari orang-orang itu yang mengenakan masker.

"Saya membutuhkan makanan. Kalau saya berdiri agak jauh dalam antrean, orang lain mungkin bisa datang untuk menyelak," kata Shiv Kumar, salah seorang yang mengantre, dikutip dari Reuters, Rabu (1/4).

Para relawan menyebut pemandangan semacam itu terlihat setiap hari di seluruh India.

Sebagai buruh kasar dan pemungut sampah, kebanyakan dari orang-orang itu adalah gelandangan tanpa rumah yang bahkan tidak dapat membeli makanan sehari-hari. Dan mereka adalah salah satu kelompok rentan yang paling terpukul akibat kebijakan karantina wilayah tiga pekan di India.

Diperkirakan sebanyak empat juta orang, termasuk para tuna wisma, di India tidak lagi mendapat penghasilan sejak karantina wilayah diberlakukan pada 25 Maret lalu, satu hari setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan langkah itu.

Dengan situasi jalanan yang sangat sepi, karena kebanyakan orang bisa tinggal di rumah, bahkan jika orang yang tidak memiliki rumah harus mengemis, mereka tidak akan mendapat sepeserpun.

Sebagian dari mereka ada yang berpindah-pindah tempat meskipun tidak ada lokasi yang dituju, beberapa beruntung dalam menemukan tempat pengungsian sehingga dapat tidur berjajar bersama yang lain.

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil