Industri Jogjakarta Tebar Pesona di Vietnam

Industri Jogjakarta Tebar Pesona di Vietnam
Industri Jogjakarta Tebar Pesona di Vietnam. Foto: Kemenpar

Kegiatan tersebut sudah direkap dan di-publish di pameran dengan tematik event sebagai berikut, Pelangi Budaya, Kangen Malioboro, Aero Sportakuler, Comunity and Culture moment, Ramadan di Malioboro, never Ending tradition, Jogja Indepedence spirit, Sound of Culture, Exploring Geopark, Nature and Culture Explore dan Jogjavaganza.

“Tiap bulan event dan tema berbeda, kami akan kombinasikan juga tentunya dengan Joglosemar atau Jogjakarta, Solo dan Semarang,”ujar Aris.

Seperti diketahui, Aris juga semakin optimistis karena Jogjakarta beberapa tahun lagi akan mempunyai bandara yang berkelas international yakni New Jogjakarta Airport International yang diprediksi akan rampung pada tahun 2018.

“Pintu ke Jogjakarta akan semakin terbuka, pesawat berbadan besar akan mendarat di Jogjakarta, dan wisman akan semakin banyak dari berbagai penjuru dunia,” kata Aris.

Managing Director Diorama Tour Travel Sutrisno mengaku senang mengikuti pameran yang didukung oleh Kemenpar tersebut. Paket yang dia tawarkan juga laris manis untuk calon wisatawan Vietnam.

“Saya mendapatkan paket wisatawan hingga ratusan pax di Vietnam ini, namun saya langsung kesulitan soal air conectivity, kami kesulitan pesawat yang ke Jakarta atau Bali. Benar Pak Menteri Pariwisata Arief Yahya mengedepankan semangat Indonesia Incorporated harus ada di pariwisata. Buktinya, saya tertolong Garuda Indonesia untuk membawa wisman, kami akan bawa mereka dengan Garuda melalui bandara di Singapura,” ujar pria yang biasa disapa Trisno itu.

Trisno juga menambahkan, selain maskapai tanah air dan swasta, fasilitas infrastruktur, jalan, tempat destinasi bahkan penginapan semua unsur itu harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak terkait.

“Contoh kecil saja jika kita bawa wisman dan di perjalanan ingin ke toilet, maka kita harus pastikan bahwa toilet itu bersih dan membuat nyaman mereka. Ini butuh kerja keras bersama-sama,” kata Trisno.

Daerah Istimewa Jogjakarta unjuk gigi di pameran Vietnam International Travel Mart 2017.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News