Info dari Pak Yuri soal Korban Jiwa COVID-19 Berdasar Kelompok Usia

Info dari Pak Yuri soal Korban Jiwa COVID-19 Berdasar Kelompok Usia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Foto: dokumen JPNN.com/Natalia Fatima

jpnn.com, JAKARTA - Dari hari ke hari jumlah korban jiwa akibat penyakit coronavirus disease 2019 (COVID-19) terus bertambah. Data terakhir dari Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19, Selasa (24/4) pukul 12.00 WIB menunjukkan adanya tambahan delapan korban jiwa akibat virus mematikan itu.

"Kasus meninggal sebanyak 773," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resminya di Gedung BNPB, Jakarta Timur.

Mengacu data nasional, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah korban jiwa akibat COVID-19 paling banyak, yakni 370 orang. Di bawah DKI ada Jawa Timur (90 orang), Jawa Barat (79 orang), Jawa Tengah (58 orang), dan Banten (41 orang).

Adapun untuk pengelompokan korban jiwa berdasar kategori umur, paling banyak ada pada rentang usia 30-59 tahun. Jumlah pasien COVID-19 pada kelompok umur 30-59 tahun yang meninggal dunia ada 351 orang.

Kemudian untuk rentang usia 60-79 tahun terdapat 302 pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Selanjutnya, untuk pasien COVID-19 berusia di atas 80 tahun yang meninggal dunia ada 27 orang.

Adapun untuk rentang usia 15-29 tahun terdapat 19 pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Sementara pasien COVID-19 dengan rentang usia 5-14 yang meninggal ada 3 orang.

Terakhir, pasien COVID-19 dengan rentang 0-4 tahun yang meninggal dunia ada 2 orang. "Kami masih menerapkan verifikasi kembali untuk data usia pada 69 orang yang datanya masih akan kami verifikasi ke rumah sakit yang mengirim," timpal Yuri.(mg10/jpnn)

Dari hari ke hari jumlah korban jiwa akibat penyakit coronavirus disease 2019 (COVID-19) terus bertambah dan angka terakhir sudah 773 jiwa.


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News