Info Penting Buat Emak-Emak! Sampai 2 Hari ke Depan Akan Sulit Mencari Tempe dan Tahu

Info Penting Buat Emak-Emak! Sampai 2 Hari ke Depan Akan Sulit Mencari Tempe dan Tahu
Ilustrasi UMKM Tempe Gembus. Foto: Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Jika Anda hari ini dan mungkin beberapa hari ke depan sulit mendapatkan tempe dan tahu di pasar, maka itu imbas dari berhentinya proses produksi oleh ribuan produsen juga pedagang.

Sedianya 5.000 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tergabung Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta bersepakat menghentikan sementara proses produksi pada 1-3 Januari 2021.

Sekretaris Puskopti DKI Jakarta Handoko Mulyo mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan baku kedelai dari Rp7.200 menjadi Rp9.200 per kilogram (kg).

"Mulai hari ini, tanggal 1 Januari 2021 sampai 3 Januari 2021 para pengrajin tempe tahu berhenti produksi," kata Handoko. 

Handoko mengatakan aksi mogok produksi itu telah disampaikan kepada sekitar 5.000 produsen maupun pedagang tahu dan tempe di DKI Jakarta melalui surat nomor 01/Puskopti/DKI/XII/2020 yang dikeluarkan Puskopti DKI Jakarta pada 28 Desember 2020.

Seruan mogok kerja itu juga disampaikan Handoko kepada jajaran pengurus di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Keputusan untuk menghentikan sementara proses produksi, kata Handoko, disepakati jajaran pengurus Puskopti pada Kamis (31/12).

"Malam Sabtu sampai malam Minggu, tanggal 2 Januari 2021 semua tidak berjualan. Malam Senin tanggal 3 Januari 2021 sudah ada penjualan di pasar," ujarnya.

Ribuan produsen tahu dan tempe di DKI Jakarta bersepakat untuk menyetop sementara produksinya dalam beberapa hari ke depan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News