Inggris Sampaikan Kabar Gembira soal Vaksin AstraZeneca untuk Indonesia

Inggris Sampaikan Kabar Gembira soal Vaksin AstraZeneca untuk Indonesia
Vaksin buatan AstraZeneca. Foto: Reuters/Peter Cziborra

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Inggris akan memberikan bantuan sebanyak 600.000 dosis vaksin AstraZeneca kepada Indonesia melalui skema COVAX , sebagai bagian dari penyaluran surplus 9 juta dosis vaksin COVID-19 ke berbagai negara di seluruh dunia.

“Kami berdiri bersama Indonesia di masa sulit ini. Inggris juga mengalami gelombang infeksi. Kami ingin melakukan apa yang kami bisa untuk membantu Indonesia sebagai sahabat dan mitra kami,” kata Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn, dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram Kedutaan Besar Inggris Jakarta, Jumat (30/7).

Dia berharap agar vaksin tersebut dapat diberikan kepada mereka yang berada di garis depan untuk menyelamatkan jiwa dan perekonomian.

Wadubes Fenn menjelaskan bahwa donasi tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama kesehatan yang lebih luas antara Inggris dan Indonesia.

“Kami tengah meningkatkan kerja sama di sektor kesehatan dengan Indonesia untuk jangka menengah dan jangka panjang – terutama pada sektor-sektor penting seperti pengembangan vaksin dan pengurutan genom,” tambahnya.

Selain untuk Indonesia, Inggris juga memberikan donasi vaksin kepada negara-negara anggota ASEAN dengan jumlah total sedikitnya tiga setengah juta dosis, sebagai cerminan kemitraan strategis yang erat dan terus berkembang dengan negara-negara anggota.

“Kita berjuang bersama dalam melawan COVID-19. Kita dapat mengalahkan virus ini dan membangun masa depan yang lebih sehat untuk semua rakyat Indonesia, Inggris dan dunia,” kata Wadubes Fenn.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Inggris akan mengirimkan 9 juta dosis vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca mulai pekan ini ke sejumlah negara, termasuk Indonesia, Jamaika, dan Kenya, untuk membantu penanganan pandemi.

Inggris akan mengirimkan 9 juta dosis vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca mulai pekan ini ke sejumlah negara, termasuk Indonesia, Jamaika, dan Kenya

Sumber Antara