Ini Alasan Ahok Sebut Rivalnya Bangun Opini Menyesatkan

Ini Alasan Ahok Sebut Rivalnya Bangun Opini Menyesatkan
Ahok-Djarot. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ‎pernyataannya menyebut paslon lain terkesan suka membangun opini menyesatkan, didasari fakta yang terungkap pada debat ketiga yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/2) malam.

Contohnya, kata cagub yang akrab disapa Ahok ini, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni ‎menyebut dirinya menyerang kaum perempuan.

Padahal hanya bertindak tegas terhadap seorang perempuan yang salah menggunakan anggaran kartu jakarta pintar (KJP).

"‎Saya protes, menyerang perempuan, disebut kaum perempuan. Kami ini mau mendidik seluruh warga Jakarta. Kalau ada perempuan curang, nakal, maka kami menegur‎," ujar Ahok saat ditemui usai debat.

Mantan Bupati Belitung Timur ini kemudian mengibaratkan Jakarta itu seperti rumah besar. Di mana pemerintah sebagai orangtua dan masyarakat Jakarta sebagai anak.

"Di rumah itu kan orangtua punya aturan, karena ingin anak-anaknya berhasil. Jadi ini jangan om atau tante datang, malah merusak aturan yang ada. Jangan anak mau ini, mau itu dibolehkan. Membentuk anak itu kan butuh waktu," ucap Ahok.

Cagub yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat ini mencontohkan untuk membimbing masyarakat tinggal di rumah susun, membutuhkan waktu sampai tiga tahun.

"Dulunya mungkin mereka terlibat seks bebas, narkoba. Itu pelan-pelan kami bimbing. Demikian juga mungkin dulu orangtua enggak memberikan anak vaksin. Kami tegaskan, kalau enggak vaksin enggak boleh sekolah (gratis,red)," pungkas Ahok.(gir/jpnn)


 Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ‎pernyataannya menyebut paslon lain terkesan suka membangun opini menyesatkan,


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News