JPNN.com

Ini Alasan Kuat Ketua MPR Bamsoet Dukung Jokowi Pindahkan Ibu Kota ke Kaltim

Rabu, 11 Maret 2020 – 20:35 WIB Ini Alasan Kuat Ketua MPR Bamsoet Dukung Jokowi Pindahkan Ibu Kota ke Kaltim - JPNN.com
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyatakan sangat mendukung rencana Presiden Jokowi memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kaltim. Wakil ketua umum Partai Golkar itu percaya rencana tersebut akan terwujud.

"Soal ibu kota ini bisa, saya yakin dan saya percaya. Sebagai kader atau pengurus Partai Golkar, saya mendukung kebijakan atau keinginan presiden untuk meninggalkan legacy karena Pulau Jawa, Jakarta, sudah sempit maka bergeser ke Kalimantan," kata Bamsoet dalam diskusi "MPR Rumah Kebangsaan" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3).

Mantan ketua DPR itu menambahkan perpindahan ibu kota juga menggeser perputaran ekonomi lebih cepat ke luar Pulau Jawa. "Karena Jawa sudah sempit , tetapi ini harus diikat dengan satu ketentuan (hukum) yang mengikat seluruh bangsa," ungkapnya.

Ia menegaskan kalau hanya diikat dengan undang-undang saja, tidak terlalu kuat. Sebab, bisa saja presiden berikutnya menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk tidak melanjutkan pembangunan ibu kota baru.

"Siapa pun nanti pengganti presiden, cukup satu hari, hitungan menit, dengan perppu kelar barang itu. Sehingga kemampuan bangsa ini yang dicurahkan semua selama tiga tahun ke Kalimantan Timur itu menjadi sia-sia," katanya.

"Bukan tidak mungkin presiden yang akan datang mengatakan pengentasan kemiskinan lebih penting daripada pindah ibu kota, mungkin begitu ya," tambah Bamsoet.

Karena itu, Bamsoet mengaku terus mendodong hadirnya kembali Pokok Pokok Haluan Negara (PPHN) untuk mengunci, rencana menjadi kesepakatan nasional bangsa ini. "Bahwa kita harus pindah ibu kota dan tuangkan dalam TAP MPR," katanya.

Nah, Bamsoet mengatakan, upaya mewujudkan PPHN inilah yang membuat MPR terus melakukan roadshow silaturahmi kebangsaan ke berbagai elemen bangsa.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...