Ini Cara Irjen Nico Afinta agar Warga Bangkalan Mau Dites Usap dan Vaksinasi COVID-19

Ini Cara Irjen Nico Afinta agar Warga Bangkalan Mau Dites Usap dan Vaksinasi COVID-19
Petugas saat membagikan masker kepada pengendara motor di pos penyekatan Suramadu. Foto: Humas Polda Jatim

jpnn.com, SURABAYA - Kasus kumulatif Covid-19 di Bangkalan per 8 Juni 2021 menunjukkan angka positif sebanyak 1.889 kasus. Dari jumlah itu, 1.521 orang sudah sembuh, 188 meninggal, dan 190 masih dirawat. 

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan akibat kasus aktif yang cukup tinggi itu membuat bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan yang ada di Bangkalan mencapai 84 persen. ICU 50 persen. 

Saat ini pihaknya menerjunkan lima tim yang terdiri dari 15 orang untuk mempercepat testing dan vaksinasi COVID-19.

Masyarakat di sana nantinya akan mendapatkan bantuan beras dan mi instan agar bersedia menjalani tes swab antigen dan vaksinasi. 

"Nanti dilaksanakan di dua kecamatan dari empat kecamatan yang menjadi pusat konsentrasi yaitu Arusbaya dan Klampis," ujar dia, Rabu (9/6)

Nico menyebut sampai saat ini warga Arosbaya yang sudah dites swab antigen sebanyak 114 orang. Hasilnya ada 17 yang positif corona. Sisanya 94 orang negatif. 

Kemudian ada 30 warga Klampis yang sudah dites swab antigen dengan hasil lima positif dan 25 negatif. 

"Kami mengimbau masyarakat terus melaksanakan swab dan vaksinasi di kecamatan prioritas Kabupaten Bangkalan dengan memasang spanduk imbauan," kata dia. 

Sementara itu, Tim Covid-19 Hunter Polres Bangkalan melaporkan telah melaksanakan pemindahan 36 orang tanpa gejala (OTG) ke Balai Diklat Bangkalan. 

Selain itu mereka juga membantu penyekatan di perbatasan Madura, tepatnya di Jembatan Suramadu. Dari arah Surabaya menuju Bangkalan atau sebaliknya akan dites swab antigen. 

"Langkah-langkah tersebut dilaksanakan bersama Forkopimda Provinsi dengan Kabupaten," pungkas Nico. (mcr12/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Polda Jatim terjunkan tim khusus ke Bangkalan untuk mempercepat testing dan vaksinasi COVID-19.


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News