Ini Dia Tujuh Teori Konspirasi Terpanas tentang Misteri MH370

Ini Dia Tujuh Teori Konspirasi Terpanas tentang Misteri MH370
Ilustrasi - Naik pesawat. Foto: Natalia Laurens/JPNN

Fariq diyakini telah mengambil alih kendali pesawat dari Zaharie. Selanjutnya ia mengunci pintu cockpit dan membawa MH370 beserta kru dan penumpangnya menuju tragedi.

Teori ketiga adalah aksi Rusia membajak MH370 dan membawanya ke Kazakhstan. Banyak ahli teori konspirasi meyakini MH370 dibajak atas perintah Presiden Rusia Vladimir Putin yang kemudian secara rahasia mendaratkannya di Kazakhstan.

Keyakinan atas teori itu didasarkan pada sinyal ‘ping’ dari pesawat yang tertangkap oleh satelit Inggris, Inmarsat. Penulis asal Amerika Serikat, Jeff Wise menuturkan, pembajak telah memalsukan data navigasi MH370 sehingga seolah-olah mengarah ke tujuan lain, padahal terbang menuju Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan yang dikelola Rusia.

Wise memang tidak menyebut motif di balik pembajakan itu. Namun, sorotannya tertuju pada tiga warga negara Rusia dengan paspor Ukraina yang ikut dalam penerbangan MH370.

Teori keempat ini tak kalah sensasional. Dugaannya, teroris telah mengambil alih MH370 untuk melakukan serangan bunuh diri pada kapal perang Angkatan Laut Tiongkok.

Katherine Tee, seorang warga negara Inggris yang ikut dalam balap perahu rute Cochin di India menuju Phuket di Thailand, mengaku melihat sebuah pesawat berukuran besar melintas di Samudra Hindia pada malam saat MH370 dinyatakan hilang. “Terlihat ada asap hitam keluar dari bagian belakang,” tuturnya.

Katherine yang saat itu berlayar bersama suaminya, meyakini pesawat tersebut adalah MH370 yang ditembak sebelum teroris berhasil mengarahkannya ke kapal perang Tiongkok. Keyakinannya bahwa MH370 dibajak teroris dan akan digunakan untuk menyerang kapal perang juga didasari adanya konvoi armada Angkatan Laut Tiongok di Samudra Hindia pada saat pesawat buatan Boeing itu dinyatakan hilang.

Teori kelima adalah mendaratkan MH370 di Laut Andaman. Seorang pengusaha wanita Malaysia, Raja Dalelah mengaku melihat pesawat di permukaan air Laut Andaman pada 8 Maret 2013. Kala itu Dalelah sedang dalam penerbangan dari Jeddah menuju Kuala Lumpur.

PENERBANGAN Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Beijing bernomor MH370 yang hilang pada 8 Maret 2014 masih menjadi misteri. Lokasi terakhir pesawat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News