Ini Harapan Carmelita Hartoto untuk Pemerintahan yang Baru di Sektor Maritim

Ini Harapan Carmelita Hartoto untuk Pemerintahan yang Baru di Sektor Maritim
Ketua INSA Carmelita Hartoto. Foto IST

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Associatioan (DPP INSA) Carmelita Hartoto menuturkan pelayaran nasional masih dihadapkan beberapa tantangan dan persoalan. Tantangan dan persoalan yang tak kunjung berhenti menyebabkan industri pelayaran nasional sulit untuk bersaing.

Di samping itu, Carmelita menuturkan pelaku usaha pelayaran nasional mengapreasiasi upaya pemerintah membenahi sektor maritim dalam lima tahun terakhir untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim.

Pada pemerintahan yang baru nanti diharapkan sektor maritim terutama industri pelayaran masih mendapat perhatian khusus. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dicarikan solusinya secara bersama-sama agar pelayaran nasional bisa bersaing dikancah internasional.

"Kami harap pemerintahan 5 tahun mendatang tetap memberikan fokus pada pembenahan sektor maritim, khususnya di sektor pelayaran niaga nasional," kata Carmelita, Kamis (10/10).

Sejumlah tantangan yang masih dihadapi pelayaran nasional, misalnya di sektor pembiayaan pengadaan kapal yang masih dibebani bunga bank tinggi dan tenor pendek. 

Dia menilai, skema pembiayaan di angkutan laut nasional dapat disamakan dengan skema pembiayaan infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan.

Untuk itu diperlukan dukungan pemerintah dengan membuat  aturan baru atau merevisi PM Menteri Keuangan No. 100/PMK 010/2009 tentang pembiayaan infrastruktur, dengan memasukkan  kapal sebagai infrastruktur, sehingga perbankan nasional akan memberikan dukungan pendanaan dengan bunga bank rendah dan tenor panjang.

Terkait dengan kebijakan fiskal, industri pelayaran nasional membutuhkan kebijakan yang bersifat equal treatment dengan negara lain. Hal ini untuk mendorong tingkat daya saing pelayaran nasional.

Carmelita Hartoto berharap pada periode pemerintahan 2019-2024 permasalahan di sektor maritim bisa terselesaikan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News