Ini Para Pemenang Final Regional Writing Competition Beswan Djarum Plus 2018/2019

Ini Para Pemenang Final Regional Writing Competition Beswan Djarum Plus 2018/2019
Para pemenang Final Regional Writing Competition Beswan Djarum Plus 2018/2019. Foto Djarum Foundation

“Djarum Foundation sangat bangga dengan meningkatnya jumlah Beswan Djarum yang mengikuti kompetisi ini. Hal ini bisa berarti, bahwa semakin banyak Beswan Djarum memiliki pemikiran yang kreatif, inovatif dan orisinal, dan tentunya bersedia memberikan sumbangan pemikiran atas berbagai masalah terkini yang ada di masyarakat dan mereka mampu menawarkan solusinya,” jelas Primadi.

Untuk Final Regional Surabaya, dari 59 peserta yang ikut dalam kompetisi ini, terdapat sepuluh finalis yang akan diseleksi oleh tiga juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis hingga praktisi bisnis.

Mereka adalah Dr. Ir. Bambang Sampurno MT (Dosen Teknik mesin dan industri, Institut Teknologi Surabaya, berpengalaman sebagai juri pekan ilmiah mahasiswa tingkat nasional), Drs. Isa Ansori (Supervisor Radio Suara Surabaya dan praktisi media) serta Rizki Aris Yunianto, S.T (Praktisi bisnis, dan juga alumni Beswan Djarum 2010/2011, owner Sego Njamoer).

Tak hanya menuangkan gagasan dalam bentuk karya tulis, para finalis juga diminta mempresentasikan gagasan mereka di hadapan dewan juri.

Setelah sepuluh finalis mempresentasikan karya tulis mereka, dewan juri mengumumkan nama-nama Beswan Djarum yang terpilih sebagai Juara Regional Surabaya.

Sempat berdiskusi lama, akhirnya dewan juri memutuskan empat nama yang mewakili Kota Pahlawan ini.

Dari kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), dua Beswan Djarum yang berhasil menyabet gelar juara regional adalah Sudarlin, mahasiswa Universitas Halu Oleo jurusan Kimia dan Reza Aprilia Arshanty, mahasiswi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya jurusan Teknik Informatika.

Sedangkan pada kategori Humaniora, Budaya dan Ilmu Sosial, dua Beswan Djarum yang meraih juara adalah Terannisa Nabilah Balqis, mahasiswi jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh November dan Widya Wijaya Kusuma Putri, mahasiswi Universitas Surabaya jurusan Psikologi.

Writing Competition merupakan sarana dan wahana bagi Beswan Djarum untuk berani berpikir kritis terhadap permasalahan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News