Rabu, 21 Agustus 2019 – 10:02 WIB

Inikah Penyebab Persebaya Tertahan di Papan Tengah?

Selasa, 25 September 2018 – 07:12 WIB
Inikah Penyebab Persebaya Tertahan di Papan Tengah? - JPNN.COM

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya saat ini memang berada di papan tengah klasemen sementara Liga 1 2018. Namun, Green Force - julukan Persebaya - justru menjadi tim paling produktif dengan torehan 38 gol dari 23 laga.

Sejatinya, Persebaya tak sendirian. Barito Putera juga mencatatkan jumlah gol yang sama. Bedanya, posisi Laskar Antasari –julukan Barito Putera- lebih baik. Mereka berada di posisi ke-7 atau terpaut sembilan poin dari Persib Bandung di puncak klasemen.

Bandingkan dengan Persebaya yang ada di posisi ke-11 dengan 29 poin. Hanya selisih lima poin saja dari Perseru Serui yang ada di posisi ke-16 atau batas zona merah. Meski rajin menjebol gawang lawan, Persebaya punya problem yang membuatnya tertahan di papan tengah.

Garang di depan gawang, Green Force ternyata juga rapuh di lini belakang. Mereka sudah kebobolan 36 gol dari 23 laga. Itu menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan terbanyak setelah PS Tira (46 gol) dan PSMS Medan (42 gol).

Bahkan, dalam delapan laga terakhir, Persebaya tak pernah mencatatkan clean sheet. Statistik yang benar-benar menjadi perhatian bagi pelatih anyar, Djadjang Nurdjaman.

Sebenarnya, dalam laga kontra Mitra Kukar (22/9), Persebaya berpeluang clean sheet. Sayang, kartu merah Fandry Imbiri di menit 53 mampu dimanfaatkan oleh tim tamu. Hendra Bayauw langsung mencetak gol dua menit berselang.

Djanur sampai tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Sekali lagi, lini pertahanan cukup buruk. Masih kemasukan satu gol. Harus diperbaiki,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu. Meski begitu, dia menilai penampilan lini belakang sudah menunjukan progress positif. (gus)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar