Inilah Hasil Audit Piala Presiden 2015, Pak Jokowi pun Perlu Tahu

Inilah Hasil Audit Piala Presiden 2015, Pak Jokowi pun Perlu Tahu
Presiden Joko Widodo bersama Ketua SC Piala Presiden 2015 Maruarar Sirait (paling kanan), auditor PWC Lok Budianto (paling kiri), serta Bos Mahaka Group, Erick Thohir (memegang kertas hasil audit) di Istana Negara, Selasa (5/1). Foto: RMO

“Pak Ara (sapaan Maruarar, red) sangat luar biasa. Pak Ara sering kontak saya dan mengatakan, kalau ada kesulitan mendapat data agar dikomunikasikan dengannya," ungkap Lok.

Sedangkan Maruarar mengatakan, transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan Piala Presiden 2015 itu juga sesuai perintah Presiden Jokowi. Sebab, Jokowi sejak sebelum Piala Presiden bergulir sudah menitipkan lima hal penting.

“Pertama,  ‎pertandingan harus digelar secara transparan, maka dalam ajang Piala Presiden ini semua pemasukan dan pengeluaran harus diaudit oleh lembaga independen,” kata Maruarar.

Pesan kedua Jokowi adalah agar  setiap laga Piala Presiden harus digelar secara fair play. “Dan ini merupakan hal yang sangat mahal dan penting dalam sebuah pertandingan, seperti misalnya tanpa pengaturan skor,” tuturnya

Selanjutnya, pesan ketiga Jokowi agar Piala Presiden bisa membangkitkan prestasi olahraga dan memunculkan pemain-pemain baru berkualitas. Keempat, Piala Presiden harus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Dan ini sudah terbukti betapa banyak usaha kecil menengah seperti tukang kaos, penjual aksesoris, pedagang minuman dan makanan terbantu,” ucapnya.

Pesan terakhir Jokowi adalah agar Piala Presiden bisa menjadi hiburan rakyat. “Dan ini berhasil dengan ‎antusianya warga datang ke lapangan serta rating televisi yang sangat tinggi,” pungkasnya.(rmol/JPG)

 

JAKARTA - Lembaga auditor Price Waterhouse Cooper (PWC) Indonesia telah menuntaskan hasil audit atas penyelenggaraan Piala Presiden 2015 yang berakhir


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News