Internet Diyakini Bisa Tingkatkan Ekonomi Klungkung
Rabu, 06 Maret 2013 – 14:38 WIB

ASIK: Pradnya Suwari dan Ayu Puspita sedang mengakses internet melalui MPLIK di alun-alun Kabupaten Klungkung, Rabu (6/3). FOTO: Agung Minanta / JPNN
Nah, masyarakat desa pun bisa memanfaatkan kedatangan MPLIK tersebut untuk menggunakan internet. Tarifnya pun tergolong murah. Yakni, Rp 1.000 untuk setiap jamnya. Di mobil yang sudah di desain terbuka itu terdapat enam laptop yang sudah disediakan jaringan internet.
Baca Juga:
"Kami setiap hari berkeliling ke beberapa lokasi yang masih terpencil. Nah, antusias warga sangat besar. Warga sampai antri menggunakan internet," kata Komang Sudiatna, salah satu petugas MPLIK.
Kata Fatimah, program internet untuk desa tertinggal dan pelosok ini tujuannya adalah untuk menghilangkan kesenjangan akses info. "Kami yakin dengan memberikan pelayanan internet, bisa menunjang perekonomian, dan mencerdaskan kehidupan masyarakat di Klungkung. Saya harap masyarakat Klungkung bisa memanfaatkan progam ini sebaik-baiknya," ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gede Agung menyambut baik program yang digagas Kementerian Telekomuniasi dan Informasi (Kominfo) tersebut. "Program sangat bagus karena menyentuh masyarakat secara langsung. Ini akan mempermudah masyarakat di pelosok desa untuk mengakses informasi dan bisa meningkatkan pemberdayaan dan ekonomi masyarakat," katanya. (mas/jpnn)
KLUNGKUNG - Pemerintah memang tengah gencar masuk ke daerah tertinggal untuk memberikan layanan internet. Salah satunya di Kabupaten Klungkung, Bali.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pemilik Warung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan
- Gen Z di Jateng Disebut Jadi Agen Perubahan Transisi Energi
- Polisi Ungkap Praktik Prostitusi Online di Lhokseumawe, Tangkap 3 Tersangka
- Polres Tanjung Priok Raih Predikat Pengelolaan Anggaran Terbaik Kedua dari 139 Satker
- Kapal Feri Tenggelam di Peraian Penajam, BPBD Bergerak Mengevakuasi Penumpang
- Baliho di Jalan Protokol Pekanbaru Ditertibkan, Menteri Kehutanan Apresiasi Ketegasan Wali Kota