Isu ABS Kontraproduktif, Perwira Saling Curiga

KSAD Kumpulkan Purnawirawan, Wiranto dan Prabowo Tak Hadir

Isu ABS Kontraproduktif, Perwira Saling Curiga
Isu ABS Kontraproduktif, Perwira Saling Curiga
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Purnawirawan Ryamizard Ryacudu justru santai menanggapi isu ABS. Ryamizard yang datang saat Rakernas PDIP di Solo pekan lalu itu menilai, ABS bukan sebagai singkatan dari "Asal Bukan S". "ABS itu setahu saya Asal Bapak Senang," ujar Ryamizard, lalu tertawa.

Dia setuju bahwa purnawirawan TNI yang berpolitik tidak boleh menarik-narik militer aktif dalam politik praktis. "Kalau menarik keluarga purnawirawan, ya boleh-boleh saja. Namun, menarik bekas anak buah jelas tidak boleh," katanya.

Jika ada purnawirawan yang mengajak militer aktif berpolitik, menurut Ryamizard, sepantasnya diberi sanksi oleh Persatuan Purnawirawan TNI AD. "Itu tadi hukumannya kebijaksanaan ketua (PPAD). Kalau saya bicarakan di sini, nanti dia tersinggung. Tapi setahu saya, itu tidak ada," lanjutnya.

Mantan Wakasad Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri menilai, isu ABS justru membuat perwira di tubuh TNI saling mencurigai. "Isu ke publik ini jadi kontraproduktif. Perwira jadi saling mencurigai. Jadi, tidak patut dilempar ke luar," kata Kiki.

JAKARTA - KSAD Jenderal Agustadi Sasongko Puernomo mengumpulkan para purnawirawan jenderal. Langkah petinggi militer itu dilakukan untuk menjaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News