Jago di Lintasan, Pembalap WSBK Mandalika Konon Takut Naik Jaran Kamput

Jago di Lintasan, Pembalap WSBK Mandalika Konon Takut Naik Jaran Kamput
Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Malady saat ditemui di Mandalika. Foto: Edi Suryansyah/JPNN.com

"Mereka ini kan biasa naik kuda besi (motor) bukan kayu. Ya jadi takut lah," sebutnya.

Lantaran para rider WSBK batal ikut atraksi tersebut, panitia langsung menggantikan posisi mereka dengan para pelajar.

"Terpaksa kami ganti dengan anak-anak SMA yang ikut karnaval budaya dari beberapa daerah," ujarnya.

Sebelumnya, 10 rider WorldSSP tersebut direncanakan akan diarak di depan ribuan masyarakat NTB.

Dari 10 rider yang dijadwalkan berpartisipasi, ada delapan pembalap yang bersedia hadir.

Setelah dipastikan batal naik jaran kamput, para rider WSBK hanya ikut karnaval dengan berjalan kaki didampingi oleh Putri Mandalika 2023. (mcr38/jpnn)


Para pembalap WSBK Mandalika yang jago di lintasan batal naik jaran kamput saat karnaval budaya lantaran takut jatuh. Mereka terpaksa berjalan kaki.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News