Jalan Penghubung Indonesia-Malaysia Tertimbun Longsor

Jalan Penghubung Indonesia-Malaysia Tertimbun Longsor
Kondisi tanah longsor yang menimbun ruas jalan nasional di Desa Sungai Abau Kecamatan Batang Lupar perbatasan Indonesia-Malaysia, di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (11/04/2024). ANTARA/HO-Camat Batang Lupar. (Teofilusianto Timotius)

jpnn.com - PUTUSSIBAU - Jalan penghubung Indonesia-Malaysia di Desa Sungai Abau, Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tertimbun tanah longsor.

Akses jalan nasional penghubung ibu kota kabupaten ke perbatasan Indonesia dengan Malaysia tidak bisa dilalui kendaraan.

"Ada empat titik ruas jalan nasional yang terdampak tanah longsor termasuk di Bukit Genting Lanjak untuk saat ini tidak bisa dilalui kendaraan," ujar Camat Barang Lupar Aleksius Bulin di Putussibau Kapuas Hulu, Kamis (11/4).

Menurut Bulin lokasi tanah longsor terjadi di empat titik yaitu di sekitar Batu Ancau, Simpang Sungai Iring atau tempat perkuburan Sungai Sedik, daerah Lubang Landak dan sekitaran Bukit Genting Lanjak.

Menurutnya kejadian tanah longsor diperkirakan terjadi pada malam hari akibat curah hujan yang cukup tinggi.

"Timbunan tanah longsor itu memang menutupi semua badan jalan di empat titik," katanya.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Camat Batang Lupar mengimbau masyarakat pengguna atau pengendara tidak memaksakan diri ke arah perbatasan tepatnya di sekitar lokasi tanah longsor. Karena akses jalan sama sekali belum bisa dilalui.

Jalan penghubung Indonesia-Malaysia di Desa Sungai Abau, Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tertimbun tanah longsor.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News