Jangan Ada Dusta di Antara Kita, Juga Berlaku untuk Bamsoet

Jangan Ada Dusta di Antara Kita, Juga Berlaku untuk Bamsoet
Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah dalam seminar tentang Pancasila di Blitar, Jawa Timur, Senin (5/6). Foto: DPP PDIP for JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Revisi terbatas UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) soal penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR untuk PDI Perjuangan di Badan Legislasi (Baleg) masih belum tuntas.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan partainya memegang pernyataan maupun janji-janji politik Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Dalam berbagai kesempatan, ujar dia, Bamsoet sebagai ketua DPR yang baru akan menuntaskan revisi UU MD3. Bahkan, lanjut Basarah, dalam sambutan usai melantik Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir, Rabu (24/1) Bamsoet melontarkan sebuah pernyataan.

Nah, menurut Basarah, pernyataan yang keluar dari mulut Bamsoet itu harus juga berlaku buat sang mantan ketua Komisi III DPR itu.

“Dia (Bamsoet) mengatakan jangan ada dusta di antara kita. Saya kira kalimat Mas Bambang itu juga berlaku buat beliau akan janjinya menuntaskan revisi UU MD3 pada masa sidang ini,” kata Basarah di gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/1).

Basarah berharap dengan menunaikan janji tersebut Bambang menjadi ketua DPR yang istikamah dan selamat sampai akhir masa jabatan sehingga tidak ada pergantian ketua DPR sampai akhir masa jabatannya nanti.

"PDI Perjuangan mengharapkan dan selalu mendoakan semoga beliau semangat sampai akhir jabatan ini dengan istikamah," kata anggota Komisi III DPR ini.

Basarah menuturkan, masa persidangan saat ini adalah momentum terbaik bagi parlemen untuk mengoreksi kekeliruannya atas terjadinya praktik anomali demokrasi di Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan partainya memegang pernyataan maupun janji-janji politik Ketua DPR Bambang Soesatyo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News