Jangan Pikirkan Suaranya, Resapi Filosofinya

Jangan Pikirkan Suaranya, Resapi Filosofinya
MBAH SURIP. Menyadari suaranya tidak bagus, Mbah Surip kirim pesan khusus untuk masyarakat. Jangan persoalkan suara atau syairnya, tetapi filosofi lagunya... Enak to, mantep to...
Mengenal kuat Mbah Surip tidak hanya dengan mendengar lagu hitsnya, atau melihat gayanya yang da’ rock n roll of Jamaican. Cukup resapi suaranya yang khas, dan mendalami arti lirik lagu yang menurut Mbah memiliki filosofi. Disitulah peranan Mbah yang sangat kuat. Rambut gimbal, pakai kupluk rajut warna merah kuning hijau, dan selalu membawa tas selempang. Semua terkesan kalau Mbah memiliki kesederhanaan. Kata Mbah, isi tasnya adalah 3 kupluk rajut, surat-surat penting seperti KTP, paspor, buku tabungan, permen, kopi instant, beberapa bungkus rokok kretek dan obat-obatan. Lucunya, celana dalam juga ada di dalam tas Mbah. Wuaduh!!

Boleh saja menggelengkan kepala setelah tahu apa isi tas Mbah, kalau mau tahu, Mbah yang berstatus duda empat anak dan kakek empat cucu ini memiliki status pendidikan yang oke punya. Mulai dari ijazah SMP, ST, SMEA, STM, Drs, Insinyur dan MBA.

Ya, Mbah Surip bukan hanya seorang mbah-mbah yang ngandalin lagu ‘Tak Gendong…”  untuk mencari nafkah. Mbah menyerahkan diri sepenuhnya di dunia seni, hanya demi kepuasan batin. Sampai-sampai pekerjaan Mbah sebagai pengebor minyak dan penambang emas di berbagai negara, di tinggalkan Mbah. (Aan)

“Enak Donk, Mantep Dong…”. Kalimat yang tak lain adalah penggalan lirik lagu yang sudah akrab di telinga kita. Ya, apa lagi kalau


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News