JPNN.com

Jaro Ade Minta Moratorium Daerah Otonomi Baru Dicabut

Jumat, 06 Desember 2019 – 10:39 WIB Jaro Ade Minta Moratorium Daerah Otonomi Baru Dicabut - JPNN.com
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Kamis (5/12). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar mengkaji perkembangan internal dan organisasi. Hasilnya, ada 12 rekomendasi yang masuk dalam program umum Partai Golkar. Salah satunya, mendorong dicabutnya moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Kami dari Kabupaten Bogor meminta ketegasan dari pimpinan sidang untuk mengambil sikap politik dan dorongan politik agar dengan segera mencabut moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB), karena itu akan berimbas pada pemerataan pembangunan dan menambah daya untuk pemenangan partai Golkar di Pemilu 2024," ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi yang tergabung dalam Komisi C di Munas Golkar, Kamis (5/12).

Jaro Ade, sapaan karibnya, menuturkan, ada tiga wilayah yang hampir ketuk palu pencabutan moratorium yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Garut. "Karena dengan mekarnya wilayah-wilayah tersebut akan membuka peluang pemerataan pembangunan sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo," ungkap Jaro Ade.

Gayung bersambut, program tersebut dimasukkan ke dalam program umum Partai Golkar. Program umum tersebut dibacakan langsung oleh pimpinan Komisi B, Siti Aisyah, yang menggodok program baru bersama kader Golkar lainnya.

Jaro Ade Minta Moratorium Daerah Otonomi Baru Dicabut

Pertama, Partai Golkar perlu menjalankan sistem komunikasi dan digitalisasi data informasi yang mudah diakses oleh seluruh kader dan masyarakat luas dalam rangka mewujudkan partai yang lebih modern dengan melakukan supervisi, monitoring, evaluasi, serta periodik dan berkelanjutan.

"Kedua, Partai Golkar perlu berpartisipasi aktif dalam merespon disrupsi di segala aspek sebagai dampak revolusi industri 4.0 dalam membangun ekosistem digital untuk mengakselerasi ekonomi inklusi sehingga memiliki mulai nilai tambah dan berkeadilan di masyarakat," lanjut Pimpinan Komisi B, Siti Aisyah.

Ketiga, dalam rangka merebut kembali kejayaan Partai Golkar pada pemilu 2024 DPP Partai Golkar harus melakukan kajian secara intensif sejak awal terhadap paket Undang-Undang Politik, di antaranya pemisahan pemilihan legislatif dengan pemilihan presiden dan wakil presiden.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...