JBS Meluncurkan Smart Lock Berteknologi AI

Fortress Smart Lock telah dilengkapi dengan teknologi yang dapat mendeteksi data sidik jari dengan akurat.
Pengguna dapat melakukan pengaturan untuk menutup pintu tanpa mengunci dengan intensitas keluar masuk yang tinggi.
"Teknologi fingerprint pada Fortress Smart Lock menggunakan sensor semikonduktor untuk membaca sidik jari dengan kecepatan kurang dari 0.1 detik saja,” jelas dia.
National Sales Manager JBS Perkasa Hens Sumarauw menjelaskan perangkat didukung multi prevention sehingga tidak akan terbuka ketika salah menginput berkali-kali.
Sekalipun saat ada pencuri menggunakan duplikasi kartu Radio Frequency Identification (RFID) yang menghidupkam alarm secara otomatis saat terjadi lima kali kesalahan.
"Alarm tersebut bisa berheti jika pengguna melakukan verifikasi benar pada hitungan ke 180 detik alarm berbunyi. Sistem keamanan mendukung hingga 100 fingerprint, RFID dan password untuk membuka pintu,” jelas Hens.
Dia menjelaskan Fortress Smart Lock dibekali gagang pintu yang modern dan presisi mengandalkan material aluminium alloy.
Material itu membuat gagang tidak mudah penyok atau rusak akibat penggunaan secara terus menerus, korosi dan cuaca panas.
PT. Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa, produsen pintu berbahan plat baja, meluncurkan produk terbarunya Fortress Smart Lock, di lantai IndoBuildTech
- Jadi Pelopor AI, BINUS University Dorong Ekosistem Kerja Kreatif Berbasis Teknologi
- Menko PMK Pengin UT Jadi Pusat Inovasi Teknologi AI
- HaiGuru Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, Kuasai Teknologi AI
- Indosat Sukses Jaga Stabilitas Jaringan saat Lonjakan Trafik Data 21% pada Lebaran 2025
- Google Memperkenalkan Gemini 2.5, Diklaim Paling Cerdas
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara