Jejak Dalang Bom Terendus dari Istri

Kaget Bom Racikan Bisa Meledak

Jejak Dalang Bom Terendus dari Istri
Direktur News Global TV Arya Sinulingga (kiri) dan Wakil Pimpinan Redaksi Global TV Yadi Hedndriana (kanan) memberikan keterangan pers, di Jakarta, Sabtu (23/4), terkait penahanan terhadap Kameramen Global Imam Firdaus (IF) oleh Densus 88 Antiteror, Jumát (22/4) kemarin. Imam ditangkap karena diduga terlibat dalam jaringan teroris. Foto : Tedy Kroen/Rakyat Merdeka
Namun, aksi itu gagal total. Tim pemburu gabungan Densus 88 Polda Metro Jaya dan Densus 88 Mabes Polri menangkap satu persatu kelompok ini. Darimana penyidik mendapatkan jejak Pepi?  Menurut seorang sumber Jawa Pos, langkah Pepi terendus justru dari istrinya sendiri berinisial DK. Wanita yang memberinya tiga anak itu bekerja sebagai staf di Badan Narkotika Nasional.

Penyidik mendapatkan titik terang setelah melihat rekaman cctv BNN saat proses ditemukannya paket bom untuk Kepala BNN Komjen Gories Mere pada 14 Maret 2011 lalu. Pada rekaman seluruh kegiatan BNN hari itu , terlihat DK bertindak mencurigakan dan cemas sejak siang hari. DK juga terlihat mendekati ruangan Mere.  "Sejak itu dia masuk radar kami, "katanya. Dari hasil pengembangan informasi, diketahui DK bersuamikan Pepi yang juga punya bisnis jasa percetakan.

Tim lantas dibagi, sebagian menguntit Pepi, yang lain tetap mengembangkan informasi dari sumber-sumber lain. "Sampai H+3 peledakan, kami masih yakin kalau itu pekerjaan orang lama seperti alumni Poso. Sekarang, ternyata analisa awal keliru,"katanya.

Pepi yang dipantau terus hari per hari melakukan blunder saat pergi  ke daerah kontrakan Tanah Merah, Pondok Kopi.  "Dia membawa buku-buku tebal kesana," katanya. Sejak saat itu, dua orang anggota subden investigasi Densus 88 Polda Metro Jaya ditugaskan sebagai pemantau.

JAKARTA-Kelompok pengebom buku dan perencana serangan ke Gereja Christ Cathedral adalah teroris amatir. Mereka juga tidak pernah terhubung secara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News