Jelang Imlek, Harga Ikan Dewa Naik

Jelang Imlek, Harga Ikan Dewa Naik
Ilustrasi

jpnn.com - CILACAP - Menjelang perayaan Imlek pada akhir Januari, ikan bawal putih atau yang biasa disebut ikan dewa makin banyak dicari. Akibatnya, harga ikan jenis ini melambung tinggi.

Di Cilacap, harga ikan bawal putih mencapai Rp500 ribu per kilogram. Bahkan di beberapa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Kabupaten Cilacap, ikan ini mulai langka.

Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo, Untung Jayanto mengatakan, permintaan ikan bawal putih yang meningkat tajam dan faktor cuaca menjadi penyebab naiknya harga.

"Gelombang tinggi disertai dengan hujan lebat yang terjadi di perairan Cilacap membuat hasil tangkapan nelayan berkurang. Bahkan sebagian besar nelayan tidak melaut, ditambah dengan tingginya permintaan menyebabkan ikan dewa harganya naik dua kali lipat dari biasanya," kata Ketua Koperasi Nelayan di Kabupaten Cilacap ini.

Dituturkan, harga ikan bawal putih sejak beberapa hari terakhir mencapai  Rp500 ribu per kilogram. Pada kondisi normal, berkisar antara Rp200 ribu per kilogram hingga Rp250 ribu.  

Menurutnya, kenaikan harga terjadi setiap menjelang perayaan Imlek. Warga keturunan banyak yang membeli ikan tersebut untuk keperluan ritual saat perayaan Imlek. "Harganya bervariasi, tetapi yang paling mahal sekitar Rp500 ribu per kilogram," jelasnya.

Dikatakan, pemasaran ikan bawal putih tidak hanya di Kabupaten Cilacap atau Kabupaten Banyumas. "Kita ekspor ke Singapura dan Hongkong," ujarnya.

Selain ikan bawal putih, harga lobster juga mengalami kenaikan. Seorang pengepul lobster, Sumani mengatakan, lobster mutiara saat ini mencapai Rp1 juta per kilogram. Naik dua kali lipat dibanding hari biasa.

CILACAP - Menjelang perayaan Imlek pada akhir Januari, ikan bawal putih atau yang biasa disebut ikan dewa makin banyak dicari. Akibatnya, harga ikan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News