Jelang Lebaran, Anggota Komisi IV DPR Pastikan Ketersediaan Pangan di Sultra Aman

Jelang Lebaran, Anggota Komisi IV DPR Pastikan Ketersediaan Pangan di Sultra Aman
Anggota Komisi IV DPR RI bersama tim Kementerian Pertanian (Kementan) yang dipimpin Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi melakukan rapat koordinasi. Foto: dok Kementan

“Berdasarkan pantuan kami komoditas dari pertanian alhamdulillah aman sampai lebaran,” sebutnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar itu mengingatkan Indonesia sebagai negara kepulauan, maka jika akan mengatur harga harus dengan melihat letak geografisnya.

Menurutnya aspek distribusi pengiriman antar daerah agar menjadi perhatian supaya selisih harga tidak terlalu jauh.

“Subsidi juga ditekankan perlu melihat dari sisi letak geografisnya,” ujar Alien.

Pada kunjungan itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyebutkan gambaran umum keterasediaan 12 pangan pokok strategis di Sultra mencukupi kecuali minyak goreng.

Beras dan jagung klop aman, cabai besar tercatat harga Rp 59.000/kg, cabai rawit Rp 55.000/kg, bawang merah Rp 37.000/kg, bawang putih Rp 36.000/kg, telur ayam Rp 24.000/kg, Daging ayam Rp 33.000/kg, daging sapi Rp 129.ooo/kg, dan gula pasir Rp 15.600/kg.

Kemudian, lanjut dia, ketersediaan nasional untuk kedelai aman mencukupi kebutuhan nasional sekitar Rp 200 sampai 250 ribu ton per bulan.

"Kami tentu perlu backup semua pihak supaya bisa meningkatkan produksi kedelai, baik dari sisi peningkatan produktivitas maupun luas panennya,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota komisi IV DPR RI Andi Akmal menekankan perlunya mapping sentra kedelai dan stimulus apa yang bisa diberikan ke petani supaya bisa bersama-sama menguatkan sektor hulu.

Menurutnya, upaya Kementan harus didukung oleh semua pihak agar penyediaan kedelai mengalami peningkatan dari produksi dalam negeri.

Anggota Komisi IV DPR RI meyakini keseluruhan kondisi ketersediaan pangan di Sultra aman terkendali.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News