Jelang Selasar BEI Ambruk, Diana Sempat Dengar Bisikan Aneh

Jelang Selasar BEI Ambruk, Diana Sempat Dengar Bisikan Aneh
Diana Febrianti, salah seorang korban Selasar BEI ambruk saat ini masih dirawat di RS Siloam, Semanggi, Jakarta, Selasa (16/1). Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ada hal aneh sesaat sebelum kejadian ambruknya selasar BEI pada Senin (15/1). Hal itu diungkapkan Diana Febrianti (19), salah satu korban dalam insiden tersebut.

Tak hanya Diana yang mendengar bisikan aneh itu. Bebebrapa teman Diana juga sempat mendengar hal yang sama.

“Suara itu bilang, kalian salah ruangan. Kami sempat berpaling ke arah suara itu tapi tiba-tiba sudah jatuh ke bawah,” kata Diana, mahasiswi Universitas Bina Darma yang kini dirawat di RS Siloam, Semanggi, Jakarta, Selasa (16/1).

Gadis berjilbab ini menuturkan saat kejadian, dirinya sempat ditolong salah satu temannya karena posisinya dekat tembok. Namun, karena lantai pijakannya tidak kokoh, Diana dan temannya akhirnya terjatuh.

“Saya yang ditolong pertama sama Pak Kepala BEI. Beliau menggendong saya dan memasukkan ke dalam taksi karena wajah saya penuh darah?," tuturnya.

Sesampai di rumah sakit, mahasiswi Semester VI ini langsung dimasukkan ke IGD. Diana juga menjadi korban Selasar BEI pertama yang ditangani di RS Siloam.

"Kalau saya ingat kejadiannya mengerikan sekali. Andai suara itu datang beberapa menit sebelumnya, mungkin kami tidak jadi korban,” terangnya.(esy/jpnn)


“Suara itu bilang, kalian salah ruangan. Kami sempat berpaling ke arah suara itu tapi tiba-tiba sudah jatuh ke bawah,


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News