Jembatan dan Bukit pun Runtuh

Jembatan dan Bukit pun Runtuh
Jembatan yang runtuh karena gempa di Jepang. Foto: REUTERS/KYODO (JAPAN)
TOKYO – Belum lagi tuntas penanganan gempa 7,9 Skala Richter yang mengguncang Tiongkok  pada 12 Mei lalu, kemarin gentian Jepang yang diguncang gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter. Mendengar bencana tersebut, Presiden Tiongkok Hu Jintao dan Perdana Menterinya (PM) Wen Jiabao langsung mengirimkan ucapan bela sungkawa kepada PM Jepang Yasuo Fukuda.

      ’’Satu gunung runtuh dan longsorannya memenuhi jalanan,’’ kata seorang wanita paro baya. Saat gempa mengguncang, wanita ini sedang dalam perjalanan ke sebuah resor bersama sang suami. Namun, karena jalanan dipenuhi longsoran, mereka terpaksa meninggalkan mobil dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.

      Tayangan televisi setempat memperlihatkan bukit-bukit terbelah dan ambles karena guncangan gempa. Pepohonan bertumbangan, jalanan hancur, dan jembatan laying patah. Sekitar 2.500 rumah penduduk beserta isinya juga tak terselamatkan.

      Namun, menurut para ahli gempa, energi yang dikeluarkan dari gempa ini jauh lebih kecil daripada gempa berkekuatan 7,9 skala Richter yang mengguncang Provinsi Sichuan, Tiongkok, pada 12 Mei lalu.

      Guncangan paling keras terasa di Iwate, daerah perbukitan di utara Jepang. Titik gempa berjarak sekitar 300 kilometer dari Tokyo. Meskipun demikian, gedung-gedung pencakar langit di Tokyo pun turut bergetar. Sedikitnya 200 orang dikabarkan terluka akibat gempa ini dan ratusan lainnya terjebak di daerah terpencil karena jalanan putus. (AFP/AP/Rtr/dia/soe)

TOKYO – Belum lagi tuntas penanganan gempa 7,9 Skala Richter yang mengguncang Tiongkok  pada 12 Mei lalu, kemarin gentian Jepang yang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News