Jenazah Chavez Batal Diawetkan

Jenazah Chavez Batal Diawetkan
Jenazah Chavez Batal Diawetkan
VENEZUELA - Rencana pemerintah Venezuela untuk mengawetkan mendiang presidennya, Hugo Chavez, akhirnya batal. Menteri Informasi Venezuela Ernesto Villegas mengatakan, semua pihak sepakat untuk membatalkan rencana itu.

Hal itu disampaikan Villegas lewat akun Twitternya. Prosedur yang sangat rumit menjadi alasan utama pembatalan rencana pengawetan Chavez.

“Rencana ini batal setelah kami mendapat laporan dari tim medis Rusia. Mereka mengatakan, untuk membalsem Chavez, kami harus membawah jenazahnya ke Rusia dan meninggalkannya di sana selama tujuh hingga delapan bulan,” terang Villegas seperti dilansir CNN.

Sebelumnya, pemerintah Venezuela memang berencana mengawetkan mayat Chavez. Mereka hendak menjadikan Chavez seperti pemimpin revolusi Rusia Vladimir Lenin serta Tiongkok Mao Zedong. Hal itu dilakukan sebagai wujud penghormatan terhadap Chavez yang dianggap berjasa terhadap kemajuan Venezuela.

VENEZUELA - Rencana pemerintah Venezuela untuk mengawetkan mendiang presidennya, Hugo Chavez, akhirnya batal. Menteri Informasi Venezuela Ernesto

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News