Jokowi Ajak Masyarakat Wonogiri Manfaatkan Lahan Kritis

Jokowi Ajak Masyarakat Wonogiri Manfaatkan Lahan Kritis
Presiden Joko Widodo saat menanam vetiver di Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Foto: ANTARA/Aris Wasita

"Melalui momentum ini adalah bagaimana masyarakat punya pola pikir baru bagaimana lahan kritis kalau diberdayakan dengan varietas yang tepat maka akan punya nilai keekonomian yang sangat luar biasa," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, sesuai dengan komitmen Presiden bahwa pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan mengalokasikan anggaran untuk pemanfaatan lahan di Wonogiri.

"Ibu Menteri (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) jelas akan mengalokasikan anggaran untuk lahan di Wonogiri karena kami punya Waduk Gajah Mungkur yang sekarang dalam kondisi kritis, maka perlu penanganan. Selama ini hulu juga tidak pernah disentuh, maka pemerintah akan melakukan program revitalisasi sekaligus normalisasi daerah aliran sungai dan menjaga aspek kemanfaatan Waduk gajah Mungkur. Kalau sejauh ini nominalnya (anggaran) belum," katanya.

Ia mengatakan, saat ini tepatnya ada seluas 88.000 hektar tegal yang ada di Kabupaten Wonogiri. Menurut dia, nantinya akan dilakukan verifikasi berapa persen yang masuk sebagai lahan kritis.

"Yang pasti untuk penanaman ini diutamakan di daerah aliran sungai, untuk total pohon yang ditanam sebanyak 1,5 juta, ini disesuaikan dengan varietas yang ada," katanya. (antara/jpnn)

Jokowi melakukan penanaman pohon di Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri bersama Ibu Negara Iriana Jokowi.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News