Sabtu, 24 Agustus 2019 – 11:41 WIB

Jokowi Ajak Pengusaha dan BUMN jadi Pemain Kelas Dunia

Jumat, 16 Agustus 2019 – 18:40 WIB
Jokowi Ajak Pengusaha dan BUMN jadi Pemain Kelas Dunia - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan pengusaha-pengusaha dan BUMN-BUMN harus berani menjadi pemain kelas dunia.

“Itulah yang harus dilakukan. Talenta-talenta kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan di dunia internasional. Itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, from local to global," ungkap Jokowi dalam pidato kenegaraan pada Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan berbekal inovasi, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguasaan teknologi, Indonesia bisa keluar dari kutukan sumber daya alam (SDM).

Menurut Jokowi, negara ini memang kaya bauksit, batu bara, kelapa sawit, ikan, dan lainnya. Hanya saja Jokowi menegaskan bahwa tidak cukup sampai di situ saja, karena kalau melakukan hilirisasi industri pasti bisa melompat lagi.

“Kita bangun industri pengolahan bauksit sehingga impor alumina tidak perlu dilakukan. Kita bangun hilirisasi industri batubara menjadi DME (Dimethyl Ether) sehingga kita bisa mengurangi impor jutaan ton LPG setiap tahunnya," kata Jokowi.

“Kita bangun hilirisasi industri nikel menjadi ferro nikel sehingga nilai tambah nikel kita akan meningkat empat kali lipat," tambahnya.

Jokowi menyatakan Indonesia harus berani memulai dari sekarang. Menurut dia, beberapa lompatan kemajuan sudah dilakukan. Indonesia sudah mulai dengan program B20, akan masuk ke B30 campuran solar dengan 30 persen biodiesel.

“Tetapi kita bisa lebih dari itu, kita bisa membuat B100," tegas orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi menyatakan, Indonesia sudah memproduksi sendiri avtur. Sehingga, lanjut Jokowi, Indonesia tidak mengimpor avtur lagi. Jokowi optimistis Indonesia bisa lebih daripada itu, yakni mengekspor avtur. "Kita bisa ekspor avtur, kita juga ingin produksi avtur berbahan sawit," ungkap Jokowi.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar