Jumat, 16 November 2018 – 18:37 WIB

Jokowi Bawa Tiga Isu Penting ke Parlemen Vietnam

Kamis, 13 September 2018 – 05:56 WIB
Jokowi Bawa Tiga Isu Penting ke Parlemen Vietnam - JPNN.COM

jpnn.com, HANOI - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Majelis Nasional Vietnam Nguyen Thi Kim Ngan di Hanoi, Rabu (12/9). Dalam pertemuan tersebut presiden ketujuh RI menyampaikan tiga isu terkait hubungan kedua negara.

Pertama, Jokowi -sapaan Joko Widodo menyambut baik kerja sama antarparlemen Indonesia-Vietnam. Hal ini menurutnya perlu terus ditingkatkan termasuk melalui saling kunjung dan kerja sama erat di forum antarparlemen kawasan dan internasional.

"Kerja sama antar parlemen yang baik akan memperkaya hubungan kemitraan strategis Indonesia-Vietnam. Saya harap kerja sama parlemen juga dapat mempromosikan prinsip-prinsip demokrasi di kawasan," kata Jokowi.

Isu kedua yang disampaikannya terkait hubungan kemitraan strategis yang perlu terus diperkuat. Salah satunya, kemarin telah ditandatangani Rencana Aksi Implementasi Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam periode 2019-2023.

Dikatakan Jokowi, rencana aksi memperluas bidang kerja sama kemitraan Indonesia-Vietnam seperti inovasi industrial dan intellectual property, ekonomi kreatif, ekonomi digital, serta pengembangan sumber daya manusia dalam rangka menghadapai Revolusi Industri 4.0.

"Keberhasilan implementasi rencana aksi akan membantu kita hadapi ekonomi global yang terus tidak menentu. Untuk itu saya harap dukungan dari Yang Mulia dan parlemen Vietnam," pintanya.

Isu terakhir terkait sosial budaya. Menurut mantan wali kota Surakarta itu, kerja sama people to people akan mempererat hubungan masyarakat secara nyata. Karena itu, Indonesia-Vietnam perlu meningkatkan konektivitas kedua negara.

Terkait hal tersebut, Jokowi juga menyambut baik implementasi dari kerja sama sister city/sister province seperti pembentukan Ba Ria Vung Tau Trade Center di Kota Padang.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar