Jokowi Bisa Tepuk Dada Tanpa Megawati Lagi

Jokowi Bisa Tepuk Dada Tanpa Megawati Lagi
Aspirasi soal pemakzulan Presiden Jokowi. Foto/Arsip: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah membuktikan siapa dirinya bahwa tanpa PDI Perjuangan maupun ketua umum parpol berlambang banteng moncong putih, Megawati Soekarnoputri.

Penilaian itu disampaikan Dahlan Iskan melalui esainya berjudul; Tanpa Megawati, di kolom Disway, JPNN.com edisi Jumat (16/2).

Jokowi Bisa Tepuk Dada Tanpa Megawati LagiArsip foto - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Presiden Joko Widodo (kiri) dan Capres Ganjar Pranowo dalam konferensi pers Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp/aa)

Melalui tulisan itu, Dahlan awalnya menyebut Megawati pernah mengalami yang terjadi di Pemilu 2024 ini, yakni ketika partainya memenangkan Pemilu 1999, tetapi yang jadi presiden ialah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Hal serupa menurutnya juga dialami Imran Khan di Pakistan. Caleg yang dia dukung memenangi pemilu di negara itu, tetapi yang akan menjadi perdana menteri justru Shehbaz Sharif dari partai PLM-N.

"Megawati masih lumayan: jadi wapres –posisi yang membuatnya jadi presiden paro periode. Imran Khan jauh lebih buruk: justru mendekam di penjara untuk banyak perkara," tulisan Dahlan.

Ketika Pilpres RI tidak lagi lewat MPR, justru Megawati tidak pernah terpilih.

Namun, putri Proklamator RI Soekarno itu berhasil menempatkan petugas partainya, yakni Jokowi menjadi presiden dua periode.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah membuktikan diri pada Pemilu 2024 dan bisa tepuk dada tanpa Megawati lagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News