Jokowi Mengaku Sudah Memerintahkan Mahfud MD, Semoga Hasilnya Diterima Semua Pihak

Jokowi Mengaku Sudah Memerintahkan Mahfud MD, Semoga Hasilnya Diterima Semua Pihak
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com

"Kita harus menjaga agar pandemi tidak memperburuk pemenuhan hak asasi masyarakat," kata Jokowi.

Selain itu, lanjut Jokowi, pihaknya masih menghadapi beberapa masalah yang harus diselesaikan, di antarnya masalah kebebasan beribadah di beberapa tempat.

Dia meminta aparat pemerintah pusat dan daerah secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak.

"Pembangunan infrastruktur juga harus kita dedikasikan sebagai prasarana untuk pemenuhan HAM dengan menjamin keterjangkauan hak mobilitas, hak kesehatan, hak pangan, dan hak kebutuhan dasar yang merata termasuk bahan bakar satu harga," kata dia.

Jokowi juga mengupayakan pembangunan sumber daya manusia dengan memastikan penurunan kasus stunting serta keterjangkauan pendidikan yang memadai, terutama di daerah terpencil dan pulau terluar.

Jokowi juga memberikan perhatian khusus pada kaum disabilitas dengan membentuk Komisi Nasional Disabilitas.

"Saya juga menyambut baik festival tahunan kota ramah HAM, atas kerja sama pemerintah, Komnas HAM dan masyarakat pemerhati HAM. Festival ini merupakan komitmen bersama dalam mengarusutamakan prinsip HAM di daerah," kata dia.

Jokowi juga mengajak semua pihak meningkatkan kesadaran HAM. Dia mengharapkan semuanya berperan aktif untuk menghormati hak pihak lain.

Presiden Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah pelanggaran HAM masa lalu secara bijak dan bermartabat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News