Jokowi Pengin Ekonomi Masyarakat Tetap Jalan, Tetapi Jaga Jarak

Jokowi Pengin Ekonomi Masyarakat Tetap Jalan, Tetapi Jaga Jarak
Presiden Joko Widodo bersama Wapres Ma'ruf Amin. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi mengatakan sejauh ini pemerintah daerah masih dalam koridor aturan dalam mengeluarkan kebijakan wilayah.

Suami Iriana itu menilai tidak ada satu pun kepala daerah yang benar-benar melakukan karantina wilayah atau lockdown.

"Saya kira sampai saat ini belum ada yang berbeda, dan kami harap tidak ada yang beda. Bahwa ada pembatasan sosial dan lalin, saya kira itu pembatasan-pembatasan yang wajar bahwa daerah ingin mengontrol," kata Jokowi di rumah sakit darurat Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4).

Meski demikian, Jokowi menekankan bahwa keputusan itu tidak dalam artian karantina wilayah. Sebab, mobilitas manusia dan kendaraan masih terlihat di jalan.

"Lockdown itu orang enggak boleh keluar rumah, transportasi berhenti, bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, kereta api pesawat, kegiatan kantor semuanya dihentikan," kata Jokowi.

Dia memastikan pemerintah pusat tidak akan membiarkan pihaknya maupun pemerintah daerah mengambil keputusan karantina wilayah.

"Aktivitas ekonomi tetap ada, tetapi semua masyarakat harus menjaga jarak. Jaga jarak aman yang paling penting kami sampaikan sejak awal, social distancing, physicial distancing, itu terpenting," kata dia.

Jokowi sendiri mengaku sudah mempelajari pengalaman 202 negara dalam menghadapi virus Corona.

Jokowi menilai hingga saat ini tidak ada satu pun kepala daerah yang benar-benar melakukan karantina wilayah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News