Jokowi: Saya Mengerti, Semua Pasti Rindu..

Jokowi: Saya Mengerti, Semua Pasti Rindu..
Presiden Joko Widodo. Foto: Ricardo/JPNN.com

Keempat, libur akhir tahun 24 Desember 2020-3 Januari 2021, kenaikan jumlah kasus harian mencapai 78 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan sampai 46 persen.

Jokowi melanjutkan, pertimbangan lain mengeluarkan kebijakan itu bertujuan untuk menjaga menurunnya kasus aktif di Indonesia dalam dua bulan, yang menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari 2021 dan pada 15 April 2021 menjadi 108.032 kasus.

Penambahan kasus harian juga sudah relatif menurun. Indonesia pernah mengalami 14 ribu hingga 15 ribu kasus per hari pada Januari 2021. Namun, kini berada di kisaran 4 ribu-6 ribu kasus per hari.

Kesembuhan pun terus mengalami peningkatan. Pada 1 Maret 2021 sebanyak 1.151.915 orang yang sembuh atau 85,88 persen dari total kasus, maka di 15 April 2021 meningkat menjadi 1.438.254 pasien sembuh atau telah mencapai 90,5 persen dari total kasus.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, Indonesia harus menjaga momentum bersama yang sangat baik.

Untuk itulah pada Lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat.

"Saya mengerti, semua pasti rindu sanak saudara pada saat-saat seperti ini. Apalagi di Lebaran nanti, tetapi mari utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman," katanya.

Jokowi mengharapkan umat muslim mengisi Ramadan dengan ikhtiar memutus rantai penularan virus Covid-19.

Presiden Jokowi kembali menjelaskan soal larangan mudik Lebaran. Begini pertimbangannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News