Jutaan Jemaah Haji Padati Tempat Bersejarah

Jutaan Jemaah Haji Padati Tempat Bersejarah
Jemaah haji di Tanah Suci. Foto: Jawa Pos

jpnn.com, MEKAH - Jutaan jemaah haji dari penjuru dunia sudah menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Namun, sampai hari ini ada beberapa tempat yang masih dipadati jemaah haji. Di antaranya adalah Rhaudah (di Masjid An Nabawi, Madinah), Mutazam (sisi Ka’bah yang berada antara Hajar Aswad dan Pintu Ka’bah, Makkah), dan Arafah (saat wukuf, Makkah).

"Jemaah haji banyak yang berdoa di tempat itu. Apalagi saat wukuf 9 Dzhulhijjah semuanya khusuk berdoa," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Muharom Ahmad dalam pesan tertulisnya, Sabtu (2/9).

Dia menceritakan, saat wukuf di Arafah, seluruh jemaah haji Indonesia termasuk 11 ribu dari 86 penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) di bawah naungan HIMPUH memanfaatkan waktunya dengan berzikir, dan berdoa.

Pelaksanaan wukuf ini sendiri diawali dengan salat Dzuhur bersama yang diimami H Baluki Ahmad, kemudian dilanjutkan khotbah wukuf oleh Ustaz Ahmad Lutfi.

Dalam khotbahnya, lanjut Muharom, Ustaz Lutfi menyampaikan bahwa Rasulullah Muhammad SAW pada saat melaksanakan haji wada (perpisahan) memberikan amanat untuk umat Islam agar bertakwa dan menjaga amanat Allah SWT, dengan menjaga wanita yang atas nama Allah telah dinikahinya.

Selain itu, Muharom melanjutkan, Rasulullah juga mengamanatkan, agar seluruh umat Islam menjaga amanat-amanat yang telah menjadi kehormatan bagi setiap muslim.

“Demikian juga untuk menjalankan seluruh Rukun Islam yang telah ditegaskan dan diyakinkan bahwa setelah Rasulullah berhaji, dipastikan tidak ada lagi nabi setelah beliau. Maka Rasulullah adalah nabi terakhir,” lanjutnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News