Senin, 23 April 2018 – 14:41 WIB

Kabar Duka, Pak Darmanto Jatman Tutup Usia

Minggu, 14 Januari 2018 – 03:39 WIB
Kabar Duka, Pak Darmanto Jatman Tutup Usia - JPNN.COM

jpnn.com, SEMARANG - Jagat sastra tanah air kembali berduka. Darmanto Jatman, penyair yang bermukim di Semarang, Jawa Tengah, meninggal dunia Sabtu (13/1).

Guru Besar Emeritus Universitas Diponegoro itu mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 75 tahun di RSUP dr Karyadi, Semarang. Adik almarhum Darmanto, Soekamto menuturkan, kakaknya meninggal pukul 16.45.

"Almarhum meninggal sekitar pukul 16.45 WIB didampingi istri almarhum," ujarnya di rumah duka, Jalan Menoreh Raya Nomor 73, RT 01/RW 04, Semarang tadi malam.

Soekamto menuturkan, kakaknya yang lahir pada 16 Agustus 1942 itu mengalami sakit kandung kemih serta terserang strok sejak 2007 lalu. Darmanto dirawat sejak Rabu (3/1) malam dan telah menjalani transfusi darah pada Kamis (5/1).

"Pak Dar (Darmanto) mengalami susah kencing karena ada penyumbatan pada kantong kemih. Sempat mengalami operasi kecil dan kencing memakai alat bantu kateter," papar Soekamto.

Darmanto Jatman atau Darmanto JT lahir sebagai Soedarmanto 75 tahun silam di Jakarta. Besar di Yogyakarta, Darmanto tumbuh menjadi penyair yang mulai dikenal khalayak luas pada tahun 1970-an lewat karya-karyanya seperti Sajak-sajak Putih (1968), Bangsat (1975), Sang Darmanto (1976), Ki Blakasuta Bla Bla (1980) dan Isteri (1997).

Kiprah Darmanto di kancah sastra mengantarkannya meraih beragam penghargaan. Di antaranya Piagam Kepala Pusat Bahasa Depdiknas untuk Penulisan Karya Sastra di bidang puisi (2002), SEA Write Award (2002), Satyalencana Karya Satya (2002) dan Anugerah Satyalencana Kebudayaan (2010).

Selain bergelut di bidang sastra, Darmanto juga tercatat aktif sebagai pengajar di perguruan tinggi. Selain itu, almarhum juga sempat menjabat posisi redaktur pada surat kabar maupun majalah.(gul/JPC)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar