Kabut Asap Indonesia sampai Sarawak, Anak Buah Anwar Ibrahim Surati Pemerintah RI

Kabut Asap Indonesia sampai Sarawak, Anak Buah Anwar Ibrahim Surati Pemerintah RI
Kabut asap akibat karhutla melanda wilayah Pekanbaru, Riau, pada Senin (2/10). Foto: arsip JPNN.com/Rizki Ganda Marito

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah Indonesia telah membuat Malaysia kerepotan.

Negeri Jiran itu pun menyurati Pemerintah Indonesia guna membereskan masalah kabut asap yang tidak mengenal batas negara.

Menurut Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Malaysia Nik Nazmi Nik Ahmad, pihaknya telah menyurati pihak terkait di Indonesia untuk mengatasi masalah tersebut.

Nazmi menyebut surat itu merupakan tidak lanjut atas perintah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Selasa lalu (3/10).

“Saya telah mengirimkan surat ke Indonesia. Kemarin Perdana Menteri telah menginstruksikan kementerian kami untuk berkoordinasi soal masalah kabut asap ini,” ujar Nazmi seusai menghadiri International Green Technology and Eco Products Malaysia (IGEM) Exhibition and Conference di Kuala Lumpur, Rabu (4/10).

Surat dari Malaysia itu juga didasarkan pada Perjanjian ASEAN tentang Polisi Asap Lintas Batas.

“Mengikuti instruksi tersebut (perintah dari Anwar Ibrahim, red), saya menyurati mitra imbangan saya di Indonesia,” katanya.

Kabut asap dari Indonesia telah menjadi masalah serius di Malaysia. Air Pollution Index (API) di Sri Aman, Sarawak, pada Rabu (4/10) petang pada level 138 atau dalam kondisi tidak sehat.

Malaysia ikut dibuat kerepotan dengan bencana kabut asap yang ditumbulkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News