Kades Selok Awar-awar Bilang, Tosan Pernah Peluk dan Menciumnya

Kades Selok Awar-awar Bilang, Tosan Pernah Peluk dan Menciumnya
Kades selok Awar-awar Hariyono memasuki ruang sidang disiplin di Mapolda Jatim kemarin, Senin (12/10). Foto: Galih Cokro/Jawa Pos

"Pagi-pagi dia (Tosan, Red) datang lalu memeluk dan mencium saya. Katanya mau mendatangkan investor tambak udang," katanya.

Sidang disiplin berlangsung sekitar satu setengah jam. Sekitar pukul 11.20, pimpinan menskorsing sidang karena memberikan kesempatan Ishoma. Selanjutnya mereka mengadakan rapat tertutup. Namun, belum sampai break ishoma berakhir, pimpinan sidang mengumumkan sudah cukup untuk meminta keterangan para tersangka dan mengatakan bila agenda pemeriksaan tiga polisi ditunda hari Kamis.

Soal kerpekan yang dibawa Hariyono, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Argo Yuwono Argo mengaku tidak mengetahuinya. "Saya tidak mengikuti jalannya sidang tersebut secara menyeluruh," ungkapnya.

Argo menegaskan bila sidang tersebut memang sengaja terbuka agar masyarakat tahu bila polisi transparan dalam menyelesaikan kasus ini. Ke depan polisi akan merespon keterangan Hariyono soal keterlibatan Perhutani. "Sudah ada tim yang menindak lanjutinya," kata perwira polisi dengan tiga melati di pundak itu.

Sedangkan Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Suharsono menegaskan, sidang disiplin yang terbuka ini bukti dari transparasi Polri. Dengan begitu, semua pihak bisa memonitor bagaimana prosesnya. "Tidak ada yang akan ditutup-tutupi," jelasnya. (did/gun/idr/kim)

 


SURABAYA - Polda Jatim menggelar sidang  disiplin terhadap tiga anggota polsek Pasirian terkait penambangan pasir ilegal di pesisir selatan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News