Kadis PU Kepri Mangkir Lagi dari Panggilan Penyidik Polda

Kadis PU Kepri Mangkir Lagi dari Panggilan Penyidik Polda
Jembatan Dompak. Foto: batampos/jpg

“Tapi nanti kami akan melihat dulu, apa alasan Abu Bakar tidak datang. Kalau alasannya tidak logis, tentu tidak bisa kami terima,” ucapnya.

Hernowo cukup menyesalkan sikap dari Kepala Dinas PU Kepri tersebut. Karena kasus ini diselidiki jajaranya, setelah ada surat dikirimkan oleh jajaran Provinsi Kepri atas kehilangan 106 pelat baja senilai Rp 4 miliar.

“Pemanggilan inikan sebagai saksi. Harusnya datang lalu memberikan keterangan terkait kasus ini,” ucapnya.

Hernowo meminta Abu Bakar dapat bekerjasama dengan baik, karena Pemerintah Provinsi Kepri sebagai korban atas kasus kehilangan plat baja tersebut.

“Mereka yang lapor, harusnya lebih kooperatif,” tuturnya.

Kasus hilangnya pelat baja ini ditindaklanjuti kepolisian, setelah Pemerintahan Provinsi Kepri menyurati Polda Kepri. Surat tersebut berisikan kronologis kehilangan 106 pelat baja sisa pembangunan Jembatan Dompak, senilai Rp 4 milliar.

Sudah sebulan sejak surat tersebut diterima jajaran Polda Kepri. Namun, hingga kini masih belum ada penetapan tersangka atas hilangnya aset negera tersebut. (ska)


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri, Abu Bakar, kembali mangkir dari panggilan penyidik Polda Kepri, Senin (1/10).


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News