Kaesang Pangarep KKN di Desa di Tengah Hutan, tak Gampang Ditemui

Kaesang Pangarep KKN di Desa di Tengah Hutan, tak Gampang Ditemui
Kaesang Pangarep KKN di Desa di Tengah Hutan, tak Gampang Ditemui

jpnn.com - KAESANG Pangarep menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gumeng, desa terpencil di tengah hutan dan tanpa sinyal telepon. Seperti peserta lain, putra Presiden Jokowi itu harus makan, minum, dan tidur di rumah orang tua asuh.    

RISTA R. CAHAYANINGRUM-RIZAL AMRULLOH, Mojokerto 

SEBUAH palang terpasang di pintu masuk desa. Kertas bertulisan ”tamu harap lapor” yang dilaminating digantung persis di tengah. 

Beberapa pria yang berkerumun di pinggir jalan memandang lekat mobil yang dinaiki Jawa Pos. ”Mau ke mana, Mas, Mbak?” tanya salah seorang di antaranya yang datang menghampiri. 

Suaranya sebenarnya pelan. Tapi, di Gumeng, desa di kaki Gunung Anjasmoro, yang kanan-kirinya hutan dan tebing, suara sepelan apa pun pasti terdengar jelas. 

Lewat negosiasi singkat, KTP harus ditinggal jika ingin masuk ke desa. Lega... tapi cuma sebentar. Tepat ketika balai desa sudah ada di depan mata, beberapa pria lain menghentikan kami. Lagi.

Selebihnya seperti rekaman video yang di-rewind. Pertanyaan serupa. Jawaban yang sama. Negosiasi yang diulang. Hanya hasilnya yang beda: Kami harus minta izin dulu kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. 

Artinya, balik badan 10 kilometer ke kota Kecamatan Gondang untuk mencari sinyal. Jawa Pos Radar Mojokerto yang mencoba masuk Gumeng kemudian bernasib sama. 

KAESANG Pangarep menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gumeng, desa terpencil di tengah hutan dan tanpa sinyal telepon. Seperti peserta lain, putra